Selasa, 05 Mei 2026, atmosfer di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut terasa begitu hangat namun penuh wibawa. Bertepatan dengan 18 Dzulqaidah 1447 H, keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Garut berkumpul untuk menyaksikan sebuah estafet kepemimpinan yang krusial bagi masa depan bangsa.
Bendera Sang Surya bersanding tegak dengan Bendera Merah Putih, mengiringi langkah para pendidik yang hari ini akan mengemban amanah baru sebagai nakhoda di satuan pendidikan masing-masing untuk Masa Jabatan 2026-2030.
Acara inti dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen PNF) PDM Garut. Di hadapan jajaran pimpinan dan tamu undangan, sembilan kepala sekolah/madrasah berdiri tegak mengikuti prosesi pengambilan sumpah jabatan.
Adapun para pemimpin yang dilantik berasal dari berbagai jenjang pendidikan, yakni:
Tingkat SD/MI: SD Muhammadiyah 3 Garut Kota, SD Muhammadiyah Mancagahar, SD 2 Muhammadiyah Karangpawitan, MI Muhammadiyah Cijambe, dan SD Muhammadiyah Harumansari.
Tingkat Menengah Atas: SMK Muhammadiyah 3 Kadungora, SMA Muhammadiyah Pakenjeng, SMA Muhammadiyah Wanaraja, dan SMA Muhammadiyah 1 Garut.
Setiap kata dalam janji jabatan yang diucapkan merupakan komitmen untuk menjaga integritas, loyalitas terhadap persyarikatan, serta dedikasi penuh bagi kualitas pendidikan santri di Bumi Intan.
Sejalan dengan tema yang diusung, "Kolaborasi Mewujudkan Pendidikan Muhammadiyah yang Unggul dan Berkemajuan di Kabupaten Garut", pelantikan ini bukan sekadar seremoni formal. Dalam amanatnya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut menekankan bahwa di era disrupsi ini, sekolah Muhammadiyah tidak boleh berjalan sendiri-sendiri.
"Keunggulan hanya bisa diraih melalui sinergi. Antar-sekolah harus saling menguatkan, bukan bersaing secara tidak sehat. Kepala sekolah yang baru dilantik adalah katalisator yang akan menggerakkan roda kolaborasi ini demi mencetak generasi yang berakhlak mulia dan melek teknologi."
Dengan ditandatanganinya berita acara pelantikan, resmilah para Kepala Sekolah dan Madrasah ini memimpin institusi mereka untuk empat tahun ke depan. Harapan besar tertuju pada pundak mereka untuk membawa perubahan nyata—menjadikan sekolah Muhammadiyah sebagai sekolah pilihan utama masyarakat yang mampu menjawab tantangan zaman dengan semangat fastabiqul khairat.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pemberian ucapan selamat, menandai dimulainya babak baru perjuangan pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Garut.
Selamat mengemban amanah. Selamat berjuang mewujudkan pendidikan yang berkemajuan.











Tidak ada komentar:
Posting Komentar